F1 News

My BlogCatalog BlogRank

Jepang Impikan Kemakmuran via Program Antariksa


JAKARTA - Ini pertama kali Jepang mempunyai Menteri Pengembangan Antariksa. Sebagai perintis di bidang pengembangan antariksa, Kishida merasa tertantang atas tanggung jawab baru itu. "Saya merasakan tanggung jawab penting untuk pengembangan antariksa," tutur Kishida seperti dilansir AFP.

Penunjukan Kishida sebagai Menteri Pengembangan Antariksa hanya berselang beberapa pekan setelah Jepang berhasil membangun Laboratorium Luar Angkasa Kibo pada tahap pertama. Seluruh tahap pembangunan laboratorium di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) itu diperkirakan selesai pada Maret 2009.

Proyek Kibo dianggap sebagai babak baru negara itu dalam meneliti luar angkasa. Kibo yang mempunyai arti 'harapan' akan digunakan untuk meneliti ruang hampa. Penelitian itu akan membantu Jepang dalam mengembangkan produk-produk baru seperti farmasi. "Saya berharap konstruksi Kibo selesai secepatnya," ujar Kishida.

Dengan demikian proyek tersebut memberikan sejumlah kontribusi dalam berbagai bidang seperti produk mesin dan perawatan medis," tandas Kishida beberapa saat setelah kembalinya pesawat antariksa Endeavour pada 27 Maret 2008 lalu yang melakukan misi membawa perangkat Kibo. Sebelumnya, Undang-Undang Jepang melarang program pengembangan antariksa untuk pertahanan.

Undang-undang tersebut sempat menjadi polemik di Jepang dalam beberapa tahun. Namun, larangan itu akhirnya dicabut dan diganti dengan undang-undang yang menyetujui pengembangan antariksa untuk tujuan pertahanan. Undang-undang tersebut disepakati parlemen Jepang pada 21 Mei lalu di tengah ancaman militer dari Korea Utara (Korut) dan China.

Dalam membuat kebijakan mengenai pengembangan antariksa, Kishida akan mengacu pada undang-undang yang telah disepakati parlemen Jepang. Undang-undang tersebut membolehkan penggunaan dan pengembangan program luar angkasa untuk tujuan damai. Selain itu, program pengembangan antariksa harus bermanfaat bagi keamanan Jepang dan komunitas internasional.

Saat ini Kishida belum menyusun strategi untuk mengembangkan program antariksa. Kishida dan Pemerintah Jepang masih meramu beberapa kebijakan yang tidak menyalahi undang-undang di Jepang maupun Konstitusi Pasifis. Konstitusi Pasifis yang diberlakukan Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II menyatakan, Jepang tidak akan pernah terlibat dalam perang apa pun.

Tentara Jepang juga dilarang terlibat dalam aktivitas militer di luar negeri sejak 1945 meskipun Negeri Sakura itu merupakan salah satu negara dengan anggaran pertahanan terbesar di dunia. "Pemerintah Jepang berencana mengenalkan sejumlah kebijakan antariksa di bawah kepemimpinan Kishida," tutur Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Nobutaka Machimura.

Saat ini, Kishida merupakan salah satu orang kepercayaan PM Fukuda. Kishida bergabung dengan Kabinet Fukuda sejak September 2007 lalu. Sejak saat itu, dia dipercaya menjabat sebagai Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), Menteri Negara untuk Urusan Okinawa dan Wilayah Utara, serta Menteri Reformasi Peraturan Jepang.

"Saya akan berusaha dengan serius mengemban tantangan ini untuk membangun masyarakat yang benarbenar makmur dalam kehidupan sehari-hari. Saya akan menerapkan sejumlah kebijakan yang memberikan rasa aman kepada masyarakat," papar Kishida dalam sebuah pesan di media online Pemerintah Jepang Cabinet Office.

Kishida menaruh perhatian besar terhadap upaya pengembangan iptek. Bersama menteri negara-negara anggota G8 lain, dia mendorong penggunaan Iptek di negara negara berkembang. "Ini sangat penting untuk mempromosikan perpaduan sains dan teknologi berdasarkan kolaborasi secara internasional," ungkap Kishida ketika menutup pertemuan menteri sains anggota G8 di Nago, Jepang.

Menurut Kishida, peran iptek sangat penting untuk menopang perkembangan negara. Kishida menyatakan perlunya promosi kerja sama di bidang iptek antara negara maju dan berkembang. Sebelum terjun di panggung politik praktis, Kishida yang lahir di Minami-ku,Hiroshima, 51 tahun lalu, bekerja di Bank Sentral Jepang (Bank of Japan). Atas bantuan ayahnya, dia mulai menapaki tangga politik praktis.

Saat ini, Kishida yang jebolan Fakultas Hukum di Waseda University pada 1982 tercatat sebagai anggota legislatif dan anggota Partai Demokratik Liberal (LDP). Pada 1993, Kishida pertama kali terpilih untuk menduduki kursi di majelis rendah di Jepang. Karier politik Kishida tergolong cemerlang. Dia memperoleh dukungan dari anggota partai untuk duduk dalam kursi legislatif bersama Shinzo Abe di parlemen.

Kishida merupakan anggota legislatif generasi ketiga. Kishida dipercaya sejumlah anggota muda LDP dari faksi Koga.Mereka menganggap Kishida sebagai sosok pemimpin yang potensial di masa mendatang.Pada Oktober 1997, Kishida didaulat menjadi pemimpin Divisi Muda LDP.


Related Posts by Categories



0 komentar:

 

Hujan Kali Ini

View blog reactions Your Site Title There are currently : visitors online. Powered by Online Count.

Senandung Kala Hujan

Free Devil ani MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com