
NEW YORK - Melihat gejolak pasar mobil yang terjadi belakangan ini di Amerika, pimpinan dan Chief Executive General Motors, Rick Wagoner justru melihat potensi dari pabrikan asal Jepang, seperti Honda Motor.
Wagoner dalam wawancara dengan CNNMoney dan dikutip editor senior majalah Fortune, Alex Taylor III, Rabu (11/6/2008) lalu mengatakan, dirinya memiliki prespektif berbeda tentang Honda. Produsen mobil kedua terbesar di Jepang ini tidak memproduksi jenis mobil bermesin besar seperti truk. Sehingga Honda berhasil menghindari kekacauan pasar tanpa banyak kesulitan. Wagoner memuji Honda atas ketelitian dan konsistensinya dalam memproduksi mobil-mobil kecil hemat bahan bakar dan mesin-mesin serupa.
Menurutnya Honda telah lama bersikap seakan dunia telah kehilangan jenis sumber daya mineral termasuk minyak. Fokus Honda yang tak kenal lelah akan kehematan dan konservasi, sesuatu yang dipandang aneh saat 20 atau 30 tahun lalu, kini Honda menjadi salah satu produsen mobil terdepan dalam soal teknologi lingkungan.
Saat orang-orang Amerika menjadi sangat sadar akan harga bahan bakar, kemampuan melihat masa depan semacam ini membuahkan hasil yang besar bagi Honda.
Jadi, saat Detroit Three (GM, Ford, Chrysler) dan sebagain produsen mobil Asia mengalami kelesuan di pasar Amerika, Honda justru memperlihatkan kenaikan penjualan yang mencengangkan yaitu sebesar 15,6 persen selama Mei 2008. Hasil ini cukup untuk mengangkat posisi Honda di atas Chrysler berdasarkan penjualan Mei sekaligus menempatkannya pada posisi keempat dalam volume penjualan mobil di Amerika Utara.
Menambah keunggulan Honda, model Civic menjadi kendaraan dengan nilai penjualan terbaik di Amerika. Bahkan Honda Civic mengalahkan penjualan truk pick up F-150. Truk pick up produksi Ford ini merupakan mobil paling laris di Amerika Utara selama 23 tahun berturut-turut dan 33 tahun menjadi raja penjualan jenis truk pick up.
Melihat kondisi ini bukan tidak mungkin, Honda akan mengambil posisi Ford sebagai produsen nomor tiga di pasar Amerika (di bawah GM dan Toyota). Ini terjadi karena dunia semakin dekat dengan Honda, bukan sebaliknya.
GM: Dunia Makin Dekat dengan Honda
Diposting oleh DWI PRATAMA
Label: OTOMOTIF
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar