F1 News

My BlogCatalog BlogRank
Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan

Deteksi Mood Seseorang Lewat Foto


MONTREAL - Siapa yang tahu isi hati seseorang? Begitulah ungkapan yang sering terlontar dalam pergaulan sehari-hari. Tapi jika pertanyaan itu dilontarkan kepada ilmuwan asal Concordia University, Canada, Dr Prabir Bhattacharya, maka hanya dengan melihat gambar ekspresi wajah, ia dapat menebaknya.

Seperti dilansir Sciencedaily, Kamis (4/12/2008), Dr Prabir Bhattacharya bersama mahasiswanya, Abu Sayeed Sohail sedang mengembangkan aplikasi program komputer baru yang dapat mendeteksi dan menjelaskan ekspresi gambar wajah seseorang.

Tujuan pengembangan sistem aplikasi itu, menurut� Bhattacharya adalah untuk mengambil dan menganalisa gambar wajah di beberapa tempat untuk tujuan keamanan, seperti bandara, dan terminal. Jika pada suatu tempat yang ramai, terdapat orang yang dicurigai maka analisa terhadap gambar wajah dapat cepat diketahui apakah orang tersebut berbahaya atau tidak.

Sistem itu, tidak hanya melihat wajah secara sekilas tapi juga menganalisa wajah secara spesifik, seperti guratan otot di dekat mata, hidung dan mulut. Bhattacharya mengungkapkan, analisa dilakukan terhadap 15 titik di wajah yang dimiliki orang secara umum meskipun berbeda latar belakang budaya yang berbeda.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

421 Ribu Orang Keracunan Akibat Gigitan Ular


HONG KONG - Sebanyak 421 ribu orang di seluruh dunia diperkirakan mengalami keracunan setiap tahun akibat gigitan ular berbisa. Bahkan menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Public Library of Science Medicine menyebutkan dua puluh ribu dari 421 ribu orang tersebut meninggal dunia.

Studi yang dipimpin oleh Janaka de Silva dari University of Kelaniya, Sri Lanka itu menyebutkan wilayah Asia Selatan, Asia Tenggara, Gurun Sahara serta Amerika Latin merupakan wilayah dengan jumlah korban gigitan ular tertinggi. Studi dilakukan di lebih dari 68 negara, dan didasarkan pada 3.256 artikel di seluruh dunia.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/11/2008)� India menjadi negara dengan korban gigitan ular tertinggi dengan jumlah 81.000 dan 11 ribu di antaranya meninggal. Urutan berikutnya ditempati Sri Lanka (33.000), Vietnam (30.000), Brazil (30.000), Mexico (28.000) dan Nepal (20.000). �

"Data tersebut memang masih jauh dari komprehensif. Bahkan bisa meningkat menjadi 1.841.000 korban dan 94.000 orang meninggal," ujar Janaka.

Menurut Janaka, korban yang meninggal akibat gigitan ular disebabkan karena minimnya perawatan di beberapa negara, banyak korban yang lebih menggunakan pengobatan tradisional jika terkena gigitan ular.

"Studi di Kenya dan Nigeria menunjukkan hanya 8,5 (untuk Kenya) dan 27 persen (untuk Nigeria) korban gigitan ular yang mendapatkan perawatan di rumah sakit," ujar Janaka.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Jurassic Park Akan Segera Terwujud di Dunia Nyata


TOKYO - Masih ingatkah dengan Film fenomenal Jurassic Park besutan Steven Spielberg?, di film itu diceritakan dinosaurus yang telah punah berabad-abad lalu dapat dihidupkan kembali hanya dengan sel darah hewan raksasa tersebut. Dan nampaknya keinginan itu sebentar lagi akan terwujud.

Sekelompok peneliti asal Jepang baru-baru ini telah berhasil membuat tikus yang diambil dari sel darah beku seekor tikus yang telah mati 16 tahun lalu. Dan keberhasilan ini membuat mereka yakin dapat menghidupkan Mammoth, gajah yang pernah hidup pada zaman purba.

Para peneliti dari Institute Riken menghidupkan tikus yang merupakan hasil rekayasa genetik melalui sel darah hewan itu yang dibekukan dalam suhu 20 derajat Celcius, sel darah hewan pengerat itu sendiri berasal dari tikus yang telah mati 16 tahun lalu.

Tikus yang berwarna hitam ini awalnya ada sebuah sel darah yang telah mati, setelah itu sel tersebut masuk dalam tahap rekayasa genetik dengan ditanamkan kedalam sel telur di tikus yang masih hidup. Dan ajaib, tikus itu pun berhasil dilahirkan.

Keberhasilan ini mereka harapkan menjadi langkah awal bagi mimpi umat manusia, yaitu dengan menghidupkan kembali mammoth, yang merupakan spesies nenek moyang gajah.

"Keberhasilan pengembangan teknologi transfer sel ini semoga bisa berlanjut ke binatang lainnya," harap Teruhiko Wakayama Pemimpin eksperimen ini, seperti yang dilansir AFP, Rabu (5/11/2008).

"Taman dinosaurus seperti dalam Film Jurrasic Park mungkin bisa diwujudkan dalam dunia nyata," tambah Wakayama.

Akan tetapi kendala besar tengah dihadapi oleh para ilmuwan tersebut, pasalnya mereka akan sulit menaruh sel darah mammoth ke dalam sel telur mammoth yang masih hidup, karena mammoth sendiri sudah punah sejak zaman es.

Satu-satunya cara adalah dengan menanamkan sel mammoth ke rahim gajah betina. Gajah yang memang mempunyai hubungan erat dengan mammoth diharapkan mampu menghidupkan bintang purbakala tersebut.

"Kami tengah mencoba mengembangkan sel ini melalui gajah, walaupun sulit semoga ini bisa meraih hasil yang postif," tutup Wakayama.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Setelah Tsunami Akan Ada Mega Tsunami


BANGKOK - Bencana Tsunami yang menyerang daerah Aceh, dan sebagian negara di Asia pada Desember 2004 merupakan bencana yang terbesar dalam sejarah, hempasan gelombang laut tersebut mampu memporak-porandakan ratusan bangunan, dan menewaskan ribuan manusia. Tapi tahukah bahwa tsunami tersebut bukan yang terakhir terjadi, karena nanti diperkirakan akan terjadi tsunami 4 kali lebih besar dari yang terjadi 4 tahun lalu itu.

Satu tim yang sedang melakukan penelitian di Indonesia dan Thailand mengungkapkan bahwa tahun 2004 bukanlah bencana tsunami yang terakhir, 600 sampai 700 tahun mendatang para peneliti itu memperkirakan akan ada bencana yang lebih besar yang disebut Mega-Tsunami.

"Tsunami adalah sesuatu kita tidak bayangkan sebelum dan setelah tahun 2004, dan kita berpikir peristiwa itu tidak akan terulang lagi," ujar Kruawun Jankaew, salah satu peneliti dari Universitas Chulalongkom Thailand, seperti yang diberitakan Reuters, Kamis (30/10/2008).

"Tetapi dari situ kami telah memperkirakan bahwa kita akan diserang oleh mega tsunami. Jadi, mulai dari sekarang ini bisa menjadi perhatian bagi warga dunia, agar terus mewaspadai tsunami, dan mempelajarinya," imbuh Jankaew lagi.

Pada tahun 2004 lalu tsunami telah menewaskan sekira 23 ribu orang, serta menghilangkan bagian beberapa daerah di Asia, mulai dari Sri Lanka, India, lalu Thailand, Maladewa, dan Indonesia. Dan 170 ribu orang merupakan korban dari Aceh.

Para peneliti tersebut menyelidiki daerah di dataran rendah diantara punggung bukit pantai yang mereka sebut "Swales" untuk mengetahui tahapan tsunami itu terjadi. Dan hasilnya mereka menemukan lapis pasir bawah paling baru dari 600 sampai 700 tahun yang lalu.

Sekarang para peneliti berusaha untuk menemukan luar skala itu pada malapetaka yang terjadi 700 tahun yang lalu. Menurut perkiraan mereka, siklus ini akan terjadi lagi pada 600 sampai 700 tahun mendatang, dengan kekuataan yang lebih besar.

Sangat sedikit orang yang hidup terus di pantai yang secara natural tahu akan kedatangan tsunami, seperti kuat merasakan berguncang di Aceh dan mundurnya air samudra dari garis pantai seperti yang diamati di Thailand.

Penelitian ini belum bisa memastikan secara gambalang daerah mana saja yang terkena bencana mega tsunami ini. Namun mereka mengingatkan kehidupan di pantai jauh lebih rawan terkena mega tsunami, walaupun tidak mustahil bisa menerjang hingga kota. Apalagi, 700 tahun mendatang struktur permukaan bumi akan terus berubah.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Pesan Penduduk Bumi untuk Alien


Pontianak, SELASA - Ribuan teks, gambar, dan foto telah dipaket dan dikirimkan ke planet asing yang berjarak 20 tahun cahaya dari Bumi atau setara 120 triliun kilometer. Pesan tersebut merupakan kumpulan hasil karya jutaan pengguna situs jejaring sosial Bebo melalui kompetisi yang disebut A Message From Earth.

Total terdapat 501 karya yang terpilih untuk dikirim ke luar angkasa dengan harapan muluk diterima alien dan dibalas. Seluruh karya dalam bentuk digital itu telah diterjemahkan ke dalam format biner dan dipancarkan melalui gelombang radio dari sebuah teleskop radio raksasa RT-70 milik Badan Antariksa Nasional di Ukraina.

Pengiriman pesan telah dilakukan Kamis (9/10) pukul 13.00 WIB. Oli Madgett dari Bebo mengatakan pesan tersebut sampai ke Bulan dalam 1,7 detik kemudian, dampai Mars dalam 4 menit, dan akan meninggalkan tata surya sebelum Jumat (10/10) pagi.

Target terakhir yang dituju adalah Planet Gliese 581C. Pesan tersebut baru akan sampai ke planet tersebut pada awal 2029. Gliese 581C merupakan salah satu planet ekstrasolar yang padat dan mengelilingi bintang serupa Matahari sehingga sering disebut super-Bumi.

"Pesan dari Bumi merepresentasikan kesempatan bagi pemukim digital hari ini untuk selalu terhubugn dengan sains dan alam semesta yang lebih luas secara sederhana, menyenangkan, dan mendalam," ujar Mark Charkin, jurubicara Bebo.

Ada tidaknya makhluk lain selain manusia nun jauh di sana bukan hal yang utama. Kalaupun ada, apakah mereka dapat mengerti pesan tersebut juga tidak terlalu penting.

"Yang penting mungkin sangat sederhana, paling tidak ini bukit bahwa kita cukup pandai membuat pemancar radio," ujar Seth Shostak, seorang astronom senior dari Search of Estraterestrial Institute (SETI) yang aktif melakukan pencarian terhadap alien.

Jadi, kalau ada alien yang menangkap pesan tersebut, mereka tahu ada makhluk yang sepintar mereka. Selain itu, mereka dapat melacak ke Bumi, asal gelombang dipancarkan.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Di Afrika, Gading Gajah Legal Diperjualbelikan


WINDHOEK - Populasi gajah di dunia memang mengkhawatirkan saat ini. Banyak gajah yang mati karena diburu gadingnya untuk digunakan sebagai kerajinan tangan. Sudah banyak organisasi pencinta lingkungan yang menolak keras perburuan dan penjualan gading gajah ini secara besar-besaran.

Akan tetapi di daerah Afrika bagian Selatan justru melakukan perdagangan gading gajah tersebut secara terang-terangan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan transaksi penjualan gading illegal. Empat negara di daerah Afrika bagian Selatan yang tergabung dalam CITES, sebuah organisasi yang mengatur regulasi penjualan berbagai macam binatang.

Saat ini terdapat 108 gading gajah yang siap dijual oleh CITES kepada dua negara besar di asia, yaitu China dan Jepang. Gading gajah tersebut berasal dari Namibia, setelah itu dibawa ke Botswana, lalu Zimbabwe, sebelum akhirnya dijual melalui negara Afrika Selatan.

Pangsa pasar Jepang dan China bagi penjualan gading tersebut memang sangat besar, hasil gading tersebut banyak digunakan untuk membuat kerajinan tangan atau stempel tradisional yang biasa digunakan keluarga di Jepang.

CITES yang mengakomodir perdagangan ini, tentu akan memperhatikan dengan seksama melalui perjanjian yang ketat. Sehingga tidak disalahgunakan.

Dalam laporan AFP, Selasa (28/10/2008), program yang dilakukan oleh CITES itu mendapat dukungang dari beberapa kalangan pencinta hewan sebagai pencegahan transaksi illegal. Mereka juga mengungkapkan pula bahwa China sebelumnya telah melakukan banyak pencurian gading.

"China beberapa tahun belakangan ini telah merampas banyak gading. Ketatnya sistem regulasi, menyediakan jalan keluar bagi perdagangan tidak sah ini," ujar Michael Wamithi, Kepala progam pelestarian Gajah di organisasi internasional perlindungan hewan.

Baik organisasi pencinta hewan maupun CITES berharap sama-sama bisa menjaga dengan ketat penjualan gading illegal dari negara mereka. Mereka yakin, dengan mengakomodir perdagangan ini, mereka bisa menekan populasi gajah yang mati karena diburu. Jumlah gajah yang hidup pun nantinya akan berangsur kembali pulih.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Kamera Video Selamatkan Nyawa Manusia


NEW HAMPSHIRE - Teknologi bisa menjadi pahlawan penyelamat manusia. Pendapat itu sudah terbukti dari seorang pria asal Waltham, Massachusets, yang terselamatkan dari kebakaran hebat ketika berlibur di rumah liburannya bertempat di New Hampshire. Disinyalir ia bisa ditemukan oleh regu penolong berkat bantuan kamera video termal.

Menurut pengakuan Deputy Chief dari Departemen Kebakaran New Hampshire, Scott Taylor, situasi ketika kebakaran terjadi benar-benar penuh asap. Bahkan jarak pandang benar-benar tidak ada. Api telah menjalar ke segala sudut, mulai dari lantai pertama hingga di lantai atas, tempat dimana tim pemadam kebakaran menemukan Robert Livoti, korban dalam peristiwa tersebut berusia 65 tahun yang ditemukan dalam keadaan sudah tak sadarkan diri.

Tim pemadam memperkirakan, kebakaran mulai terjadi pada pukul 7.30 malam ketika Robert masih lelap tertidur di kamarnya yang berada di lantai dua. Kemungkinan sebab musabab kebakaran berasal dari kawat kabel listrik yang terbuka, kemudian terkena kayu bakar yang terlampau panas, sehingga membakar perabot rumah tangga, menjalar ke dinding, hingga pada akhirnya membakar langit-langit rumah.

Seperti diberitakan Boston Herald, Senin (27/10/2008), Taylor melaporkan bahwa Robert berusaha mengikuti istrinya, Betty Ann Livoti untuk keluar melalui serambi lantai dua dan berlari ke rumah tetangga untuk meminta pertolongan. Tenaga sukarelawan dari kota Sanborn, yang berpenghuni tak lebih dari 3000 penduduk dan terletak tidak jauh dari lokasi kejadian, segera menurunkan pertolongan setelah mengetahui ada kebakaran hebat.

Setelah berhasil menjinakkan api di lantai satu, regu penolong yang terdiri dari gabungan penduduk setempat dan pemadam kebakaran, menggunakan kamera video termal. Kamera video tersebut bisa membuat skema tubuh, di saat penglihatan dengan mata telanjang sudah tak bisa diandalkan lagi karena panas api.

Akibat dari peristiwa yang hampir merenggut nyawa ini, Robert Livoti sempat dirawat di Franklin Regional Hospital dan menderita kerugian sebesar USD40.000.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Ditemukan Pil Penghapus Memori Otak


AMERIKA SERIKAT - Dalam perjalanan kehidupan manusia, pasti mengalami masa-masa yang sulit, sehingga terkadang kejadian tersebut membuat orang sulit untuk melupakan peristiwa buruk yang dialaminya itu, bahkan sampai membuat trauma berkepanjangan.

Namun kini sebuah penelitian tengah mengembangkan sebuah pil yang dapat membuat seseorang itu mengingat dengan kuat memorinya, sehingga dia bisa menyimpan, atau menghapus memori tersebut layaknya sebuah komputer.

Eksperimen yang dilakukan oleh Joe Z Tsien, ahli syaraf dari Universitas Georgia, mengungkapkan bahwa enzim yang bernama CaMKII yang dapat memanipulasi memori di otak, sehingga enzim ini dapat menolong manusia untuk memilah bagian memori yang buruk untuk diistirahatkan.

Tsien menambahkan pil yang dibuat tersebut masih dalam pengembangan, karena dia meyakini bahwa hasil penelitiannya tersebut tidak hanya membuat memori trauma dengan jangka waktu sementara saja, tetapi menghapus secara keseluruhan dan permanen.

Pil ini sendiri dibuat oleh Tsien, karena dia melihat banyak dari veteran perang di Amerika Serikat yang mengalami trauma setelah kembali pulang ke rumah. Jika ini berhasil, Tsien akan menyeleksi memori para veteran tersebut yang sekiranya sangat menggangu bagi mereka, untuk dihapus dari otaknya.

"Para veteran tersebut, tidak akan ingat lagi peristiwa mengerikan yang mereka alami, karena pil ini dapat menghapus permanen memori mereka," jelas Joe Z Tsien, seperti yang diberitakan ABCnews, Jumat (24/10/2008).

Tentu saja hal ini disambut gembira oleh beberapa kalangan, khususnya para tentara, mereka berharap pil ini segera membawa dampak yang bagus buat mereka. Tetapi, oleh sebagian kalangan mengingatkan agar pil ini tidak disalahgunakan. Tsien sendiri, belum bisa menjelaskan secara perinci mengenai eksperimennya tersebut.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Pisang Berwarna Biru, Pertama di Dunia


NEW YORK - Selama ini kita biasa menemui buah pisang yang berwarna kuning, atau sesekali ada juga yang berwarna hijau, bahkan tidak jarang kita temukan pisang yang berwarna coklat agak kehitaman. Lalu, bagaimana kalau pisang yang berwarna nyentrik, seperti warna biru?

Baru-baru ini ditemukan pisang yang berbeda dari biasanya, yaitu pisang berwarna biru. Buah tropis ini sendiri merupakan hasil eksperimen dari beberapa para ilmuwan yang berasal University of Innsbruck (Austria) dan Columbia University (New York, AS)

Tim peneliti, yang terdiri dari beberapa ilmuwan tersebut menjelaskan, fenomena pisang berwarna biru ini sendiri merupakan yang pertama kali terjadi di dunia. Mereka memaparkan, pisang ini bisa berwarna biru akibat dari degradasi klorofil yang mematangkan buah tersebut, setelah itu dispektrum dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Klorofil adalah kelompok pigmen fotosintesis yang terdapat dalam tumbuhan atau buah-buahan, yang menyerap cahaya merah, biru, dan ungu, serta merefleksikan cahaya hijau yang menyebabkan tumbuhan atau buah-buahan tersebut memperoleh ciri warnanya.

Selain itu pula terdapat kloroplas yang memanfaatkan cahaya yang diserap itu sebagai energi untuk reaksi-reaksi cahaya dalam proses fotosintesis. Demikian yang dikutip dari Live Science, Kamis (23/10/2008).

Kini, para ilmuwan tengah menyempurnakan buah pisang biru itu agar dapat menstabilkan jangka hidup yang lama. Saat ini, pisang tersebut masih belum bisa dimakan oleh manusia, karena, belum ada cara yang tepat untuk membuat pisang ini matang. Sehingga nantinya mungkin saja bisa dibudidayakan secara luas.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Kembangkan Sains, Intel Kucurkan USD120 Juta


SAN FRANSISCO - Intel siap mengucurkan dana sekira USD120 Juta selama 10 tahun mendatang untuk turut serta mengembangkan dunia sains dan pendidikan Matematika. Dana tersebut akan difokuskan pada program Science Talent Search, International Science dan Engineering Fair.

Seperti dilansir Vnunet, Kamis (23/10/2008), program pencarian bakat di bidang sains internasional yang dilaksanakan di Amerika Serikat (AS)� telah dilaksanakan sejak tahun 1942, tapi beberapa tahun terakhir minat terhadap pelaksanaan tersebut semakin menyusut. Bahkan pada tahun 2007 program tersebut hanya diikuti 19 negara. Berawal dari keprihatinan dan keinginan untuk mengembangkan dunia sains itulah, Intel berusaha membangkitkan kembali program tersebut.

Melalui Science Talent Search, para pelajar diadu untuk membangun sebuah proyek penelitian. Para pemenang akan mempresentasikan hasil penelitian di depan para ilmuwan professional di Washington DC.

Intel berharap melalui pengucuran dana tersebut, dapat merangsang para pelajar untuk mengikuti kontes tersebut. Tak hanya itu, Intel berencana mensponsori pembentukan komunitas online yang akan mewadahi pelajar yang berpartisipasi di kontes pencarian bakat sains agar dapat mengembangkan jaringan satu sama lain.

"Saya tidak dapat memikirkan lebih banyak waktu untuk berinvestasi di dunia pendidikan sains dan matematika, kami akan bekerja dengan pemerintah desa, sekolah dan guru di seluruh dunia untuk membantu pelajar dan mendorong adanya inovasi," kata Vice President Intel, Will Swope. Pengembangan sains dan matematika akan mendorong tumbuhnya calon-calon pemimpin di dunia IT.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Dephan Inggris Beberkan Dokumen Terkait UFO

LONDON - Keberadan Unidentified Flying Object atau UFO, masih menjadi sebuah tanda tanya besar diberbagai kalangan. Tak ayal topik ini pun selalu menjadi pro dan kontra disetiap perdebatannya. Hingga saat ini, keberadaan objek tidak dikenal tersebut tidak bisa dibenarkan. Tetapi tidak bisa disangka jugal keberadaannya.


Titik terang keberadaan UFO akan sedikit terkuak. Pasalnya, Departemen Pertahanan Inggris membeberkan ribuan dokumen dan foto mengenai kehadiran pesawat UFO di bumi. Sedikitnya terdapat 4500 gambar dari tahun 1986 sampai dengan 1982 yang dipublikasikan.

Dokumen-dokumen yang ditunjukan kepada publik tersebut, merupakan hasil proyek mereka selama lebih dari empat tahun dalam mengumpulkan semua dokumen yang berkaitan dengan UFO di berbagai arsip nasional.

Dari berita yang dihimpun oleh CNN, Selasa (21/10/2008), dari puluhan foto yang dipamerkan, nampak satu foto yang diambil oleh kapten pesawat Italia. Di gambar tersebut nampak jelas pesawat UFO, yang dipotret dari angkasa, pada sekitar bulan April tahun 1991.

Oleh Departemen Pertahanan Inggris, proses penyebaran dokumen ini dilakukan untuk menggugah masalah UFO melalui disiplin ilmu eksak, dan bukan hasil reka-rekaan semata. Sehingga mungkin saja, ada materi baru yang bisa disampaikan.

"Tidak ada pengamatan yang pasti mengenai keaslian UFO sendiri, dan itu akan terus kami cari," ungkap David Clarke, pengamat UFO asal Universitas� Sheffield Hallam.

Foto hasil jeperetan pilot Air Force asal Amerika Serikat, merupakan foto terbaru yang dipamerkan, si pilot tersebut tidak sengaja mengambil gambar UFO saat dirinya berada di daerah Inggris Selatan. Di foto tersebut nampak benda berbentuk lonjong, dengan berwarna merah layaknya api.

Dalam dokumen tersebut juga disertakan file pertama tentang UFO, yang dibuat antara tahun 1978 hingga 1987, dan termasuk berkas mengenai laporan polisi yang menyatakan saksi mata melihat objek terang dan terbang di angkasa.

Pihak Departemen Pertahanan Inggris berharap, dokumen ini bisa menjadi acuan untuk penelitian yang ilmiah, agar tidak menimbulkan polemik tersendiri di tengah masyarakat.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Virus Flu Burung Hantui Hong Kong

Influenza A (H5N1) adalah bagian dari jenis virus influenza tipe A. Burung-burung liar adalah tempat tinggal alami dari virus ini, maka dinamakan flu burung atau 'avian influenza'. Virus ini beredar di antara burung-burung di seluruh dunia. Virus ini sangat mudah berjangkit dan dapat menjadi sangat mematikan bagi mereka, terutama pada unggas jinak, misalnya ayam.

Virus ini disebarkan oleh unggas liar, karena itulah dinamakan flu avian atau flu burung. Virus tersebut menyebar pada unggas hampir di seluruh dunia, sangat menular terhadap sesama unggas dan mematikan, terutama jenis unggas seperti ayam.

"Burung Gagak umum berada di Hong Kong. Kami juga tidak mengerti darimana datangnya. Infeksi itu menyerang tiba-tiba," ujar juru bicara Departemen Agrikultur Perikanan dan Konservasi Hongkong, seperti yang dilansir Reuters, Selasa (21/10/2008).

Sejak tahun 2003, virus mematikan ini telah menyerang 387 orang di 15 negara, dan 245 diantaranya meninggal dunia. Penemuan virus H5N1 ini menjadi warning bagi seluruh negara yang mudah terjangkit virus ini, bahwa masalah ini belum selesai dan bisa menyerang lagi, apalagi virus ini belum ditemukan vaksinasinya.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

BuckyPaper, Si Kertas Ajaib


TALLAHASSEE - Baru-baru ini telah diperkenalkan sebuah kertas yang diberi nama buckypaper, kertas yang nampak seperti kertas karbon pada umumnya. Namun, jangan tertipu dengan namanya yang lucu atau tampilan uniknya, karena ternyata buckypaper memiliki banyak keistimewaan. Kertas tersebut ternyata menjadi terobosan baru dalam pembuatan semua benda mulai dari pesawat sampai TV.

Buckpaper yang terlihat 10 kali lebih kecil ini, ternyata mempunyai kekuatan 500 kali lebih besar daripada besi. Kertas ini memiliki bahan dasar, yang terbuat dari komposisi material konvensional, serta menghantarkan listrik seperti tembaga atau silicon, dan tahan panas seperti besi.

"Kertas buckypaper ini, nantinya akan dipakai untuk kemudahan dalam bekerja," Ucap Wade Adam, Ilmuwan asal Universitas Rice.

Ide ini sendiri dikembangkan di Universitas Florida. Buckypaper dibuat dari kotak karbon yang dibentuk oleh molekul yang 50.000 kali lebih tipis dari sehelai rambut manusia. Dari bahan unik tersebut, kertas tersebut cocok sebagai bahan material untuk lampu, bahan baku pesawat dan mobil, komputer yang lebih kuat, layar TV dan produk-produk lainnya.

Sejauh ini, nampaknya buckypaper hanya diproduksi untuk pasar terbatas saja, mengingat kertas ini yang masih terus dikembangkan, terlebih lagi harganya yang sangat mahal. Karena, jika berhasil, kertas ini bisa menjadi komposisi material terbaik yang dimiliki.

"Jika ini diproduksi dalam jumlah yang banyak, ini menjadi revolusi di bidang teknologi bisnis penerbangan," ungkap Les Kramer, ilmuwan dari Universitas Florida, seperti yang disitat dari Associated Press, Senin (20/10/2008).





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Phobaeticus chani, Serangga Terpanjang di Dunia


LONDON - Phobaeticus chani, serangga yang berbentuk seperti ranting pohon kecil asal Kalimantan dinilai oleh peneliti Inggris sebagai serangga terpanjang di dunia.

Phobaeticus chani memiliki ukuran sepanjang 22 inchi dan lebih panjang beberapa inchi dari Phobaeticus kirbyi, serangga yang juga berasal Kalimantan, yang sebelumnya diklaim paling panjang di dunia.

Phobaeticus chani pertama kali ditemukan penduduk lokal Kalimantan dan diserahkan kepada peneliti asal Malaysia, Datuk Chan Chew Lun pada tahun 1989. Berdasarkan laporan jurnal ilmiah Zootaxa, sebagai bentuk penghargaan maka nama Chan itulah yang diabadikan menjadi nama ilmiah 'Stick bug' terpanjang tersebut. Bahkan sebagian kalangan menyebutnya sebagai 'Chan Megastick'.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (17/10/2008) peneliti Natural History Museum, London, Paul Brock menyatakan tak diragukan lagi, serangga berbentuk ranting tersebut adalah yang terpanjang di dunia. Pendapat yang sama juga diungkapkan Marco Gottardo dari Natural History Museum, Italia dan Aaron Dossey dari University of Florida yang telah meneliti serangga tersebut.

Phobaeticus chani berbentuk seperti pensil tipis dan mampu berkamuflase seperti ranting. Bahkan sebagian besar serangga tersebut mampu mengeluarkan racun untuk sistem pertahanan diri. Banyak masyarakat di Indonesia mengenal Phobaeticus chani dengan nama Belalang atau 'Cencorang'.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Bayi Kloning Lahir di Spanyol


SPANYOL - Sebuah keluarga di Spanyol berhasil melahirkan bayi pertama mereka, yang merupakan hasil kloningan. Bayi yang diberi nama Javier ini, adalah bayi pertama hasil kloning yang ada di Spanyol. Javier, anak kedua dari pasangan suami istri ini merupakan kloningan dari saudara lelaki mereka yang bernama Andres.

Keputusan kontroversial harus diambil oleh keluarga ini karena ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan Andres, kakak Javier yang terkena penyakit Thalassameia. Dan rencananya Javier akan menjadi donor transplantasi bagi kakaknya tersebut.

Penyakit Thallassameia sendiri muncul karena kegagalan badan menerima oksigen untuk membentuk sel darah merah. Operasi ini sebenarnya dimulai sejak Andres umur 6 tahun. Namun proses operasi baru dapat disetujui saat Andres berumur 10 tahun.

Seperti yang diberitakan Guanabee, Rabu (15/10/2008), dikatakan meskipun kloningan ini berjalan lancar, tetapi kecaman harus dihadapi oleh keluarga asal Cadiz, kota sebelah Selatan Spanyol.

Kecaman datang dari masyarakat yang sedih, karena harus melihat Javier, dikorbankan untuk kepentingan kesembuhan sang kakak. Ini tentu menjadi sebuah dilema besar bagi orangtua mereka, di satu sisi tidak ingin anak mereka yang lain di korbankan, di sisi lain mereka harus berusaha menyembuhkan anak pertama mereka, Andres.

Setelah mendapat ijin dari Komisi Nasional untuk Bantuan Reproduksi, orangtua Javier dan Andres memilih melakukan diagnosa pra-tanam genetika. Sebuah teknik untuk mengetahui apakah embrio tersebut sehat dari sudut pandang genetika, sebelum akhirnya dipindahkannya ke dinding rahim sang ibu.

Untuk diagnosis jenis ini, yang sepenuhnya dilarang di Italia, embrio yang terkandung dalam fertilisasi secara genetik menentukan terdapatnya penyakit atau tidak dalam embrio.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Rapiscan, Scanner Paling Tembus Pandang Yang Pernah Ada



MELBOURNE - Sebuah scanner keamanan berinovasi baru direncanakan akan diuji coba di Melbourne Airport. Diklaim alat pemindai ini akan membawa definisi baru terhadap kata 'transparansi' karena bisa menembus pakaian seseorang.

Adalah Rapiscan, alat pemindai yang disebut-sebut mampu menampilkan gambar seluruh tubuh manusia yang tak eksplisit terlihat dengan jelas. Uji coba scanner fenomenal ini akan dipimpin oleh pihak berwenang yang menangani terminal domestik Adelaide dan Sidney pada bulan depan mendatang. Namun tetap memberikan hak bagi pengunjung untuk memilih dipindai atau tidak.

Demi kenyamanan pengunjung, Rapiscan nantinya akan dibedakan menurut jenis kelamin, dan pengawas alat pemindai juga tidak tahu menahu siapa yang sedang berada dalam proses pemindaian dengan mengaburkan wajahnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga privasi seseorang yang dipindai sehingga diharapkan tidak akan ada masalah di kemudian hari.

"Hasil gambar dari Rapiscan bukanlah seperti foto orang telanjang, namun lebih menyerupai sketsa sebuah tubuh. Walaupun begitu, alat kelamin dan buah dada tetap bisa terlihat," papar acting director dari the Office of Airport Security, George Brenan dalam keterangannya yang dikutip dari Nine MSN Rabu (15/10/2008).

Selain memperkenalkan Rapiscan, teknologi yang dalam waktu dekat ini akan diuji coba adalah pemindai tas jinjing yang dijanjikan bakal jauh lebih efisien untuk menyingkap benda-benda berbahaya seperti bahan peledak. Dan sebuah alat pemindai yang bisa mendeteksi komponen berbentuk gel dan cairan yang bisa dikonversi menjadi peledak. Uji coba yang direncanakan akan berlangsung selama enam minggu tersebut nantinya akan menjadi penentu penggantian alat pemindai yang sudah umum digunakan di berbagai airport.

Sebagai informasi, Rapiscan dilaporkan mempunyai tingkat radiasi lebih rendah dibanding alat pemindai lainnya. Untuk perbandingan, radiasi dari Rapiscan lebih rendah 400 kali dibanding radiasi dari sinar X di rumah sakit. Dengan begitu, seseorang bisa dipindai sebanyak 10.000 kali dalam setahun agar tidak melewati batas aman radiasi yang direkomendasikan.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

TBC Menyerang Manusia 9.000 Tahun lalu

LONDON - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, ternyata virus Tuberculosis atau yang dikenal dengan TBC, telah menyerang manusia sejak 9.000 tahun yang lalu, sebelumnya penelitian menyatakan bahwa Virus TBC ini menghinggapi tubuh manusia mulai 3000 tahun yang lalu.

Pengungkapan virus TBC, yang ternyata jauh lebih lama dari sebelumnya ini, merupakan penelitian yang penting bagi umat manusia untuk melanjutkan penelitian ke arah yang lebih baik lagi.


"Fakta mengenai virus TBC ini menjadi hal yang sangat penting, karena bisa membantu kita untuk mengetahui sejarah Tuberculosis dan bagaimana proses virus itu menyerang," ujar Mark, dari Universitas Spigelman, London.

"Bukti-bukti ini bisa menjadi penolong agar dapat membuat obat penyembuh yang baru, karena virus ini bisa berkembang tiap tahunnya," tambah Mark lagi.

Obat-obatan dan antibiotik telah berusaha keras di perbaharui oleh para ilmuwan agar tidak menambah jumlah penderita TBC yang mengalami kematian. Tubercolosis merupakan infeksi bakteri yang menyerang paru-paru manusia dengan cepat. Akibatnya 9,2 juta orang di dunia tiap tahunnya terserang virus ganas ini dan 1,7 Juta di antaranya meninggal dunia.

Sebuah kasus yang baru saja terjadi di negara Israel, yang diteliti oleh ilmuwan Universitas tersebut, menemukan virus berbahaya ini menyerang seorang ibu dan bayi di kota Haifa.

Dilansir melalui Reuters, Rabu (15/10/2008), dari DNA yang diteliti dan karakter tulang tengkorak dari zaman 9.000 tahun lalu terlihat bahwa TBC telah menyerang tubuh dari ibu dan sang bayinya.

Sebelumnya di Mesir, pada tahun 3000 sebelum Masehi, ada yang menyebutkan bahwa telah ditemukan bakteri yang diduga Tuberculosis menyerang tubuh manusia. Namun, belum bisa dipastikan apakah itu benar bakteri yang selama ini diduga tersebut.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email



Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

BMG: Matahari Bisa Bersinar 36 Jam Lebih


PONTIANAK - Beberapa hari belakangan di berbagai Internet, terdengar informasi yang mengatakan bahwa pada hari Jumat (17/10) nanti, Matahari akan bersinar di Indonesia selama 36 jam, yang berarti Indonesia, akan mengalami siang hari selama 2 hari berturut-turut.

Namun, saat dikonfirmasi ke Badan Metreologi dan Geofisika (BMG), pihak BMG dengan tegas membantah kabar tersebut, dan mengatakan bahwa itu bukan pernyataan dari BMG sendiri.

"Kabar mengenai matahari yang akan bersinar selama 36 jam bukan merupakan pernyataan dari BMG. Dalam konteks ilmu, hal itu tidak akan pernah terjadi di Indonesia," ujar Soetanto, Kepala Sub Dinas Informasi Iklim, Agro Klimat dan Iklim udara, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), saat di hubungi Dwi Pratama melalui selulernya, Kamis (16/10/2008).

Menurut Soetanto, fenomena matahari bersinar bisa saja terjadi tapi di negara yang letak equatornya dekat dengan matahari, seperti kutub selatan.

"Di kutub selatan, Matahari berjarak 23 setengah derajat LU dan LS sehingga sangat memungkinkan matahari bersinar lebih lama, bahkan bisa sampai lebih dari 3 hari," paparnya.

Sedangkan di Indonesia, lanjutnya, letak posisi equatornya dengan matahari berjarak 12 jam. Ini berarti Indonesia akan disinari oleh matahari, paling lama selama 12 jam saja. Semakin jauh letak equator dengan matahari maka semakin sebentar pula daerah tersebut di sinari oleh matahari.

"Jarak equator antara Indonesia dengan matahari itu 12 jam. Jadi tidak mungkinlah negara kita disinari lebih dari 12 jam," ujarnya.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

Dunia Sains Bakal Terkena Dampak Krisis


LITTLE ROCK - Sejumlah peneliti sains mengkhawatirkan dampak krisis keuangan global. Dikhawatirkan banyak perusahaan filantropi yang bakal memotong atau menarik dana bantuannya. Pasalnya banyak penelitian sains yang dibiayai perusahaan-perusahaan besar.

Seperti dilansir Associated Press (AP), Senin (13/10/2008) seorang peneliti terkenal Amerika Serikat, Richard Leakey mengungkapkan perusahaan filantropi yang terkena imbas krisis keuangan tentunya akan sangat mempengaruhi dukungan terhadap dunia sains.


Dengan terpukulnya dunia keuangan sejak beberapa minggu lalu tentunya sangat dramatis dan mengurangi dana penelitian di seluruh negara, saya pikir itu akan terjadi dan saya sungguh mengkhawatirkan dunia sains," kata Leakey.

Leakey menjadi peneliti yang sangat terkenal setelah berhasil menemukan fosil dalam penelitian di Afrika Timur. Ia bersama timnya, menemukan fosil tulang manusia pra sejarah yang belum pernah ditemukan sebelumnya tahun 1984 di Kenya.

Menurutnya, efek dari krisis kredit keuangan akan sangat terasa saat perusahaan-perusahaan mulai membuat anggaran belanja tahun 2009 mendatang. Para paleontologi seperti dirinya yakin jika donasi untuk penelitian akan menjadi sangat minim, sehingga para peneliti akan kebingungan melakukan eksplorasi dan penelitian.

"Krisis itu akan menyebar ke seluruh dunia dan dukungan untuk sains akan sangat melemah. Hal itu akan membinasakannya, tapi yang lebih mengerikan adalah jika membayangkan tentang nasib masyarakat yang kehilangan rumah dan masa depan anak-anak," katanya.





ENGLISH VERSION

Berlangganan Berita:



Enter your Email






Preview | Powered by FeedBlitz

[+/-] Selengkapnya...

 

Hujan Kali Ini

View blog reactions Your Site Title There are currently : visitors online. Powered by Online Count.

Senandung Kala Hujan

Free Devil ani MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com