
LOS ANGELES - Dugaan bahwa di permukaan Mars terdapat es semakin menguat. Ini diketahui setelah wahana tak berawak Phoenix Mars Landers yang mendarat di Mars pada 25 Mei lalu berhasil mendeteksi keberadaan gumpalan putih yang menguap beberapa saat setelah ditemukan.
Awalnya Ilmuwan Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) yang menjalankan misi tersebut menduga gumpalan itu adalah garam. "Zat berwarna terang yang sempat diambil Phoenix saat menggali parit tersebut adalah air yang membeku. Zat tersebut menguap setelah cukup lama terpapar di udara bebas," kata Peter Smith dari University of Arizona,Tucson dalam jumpa pers.
Smith menjelaskan, zat yang diyakini sebagai es itu ditemukan pada 15 Juni lalu di dasar parit Dodo-Goldilocks, salah satu bagian di Kutub Utara Mars. Saat Phoenix kembali meninjau bagian parit tersebut beberapa hari kemudian, zat itu sudah tidak terlihat. Smith menyatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut yang akan dilakukan di parit yang kini dinamai Snow White 2 itu.
Smith berharap, dalam beberapa pekan ke depan pihaknya mendapatkan lebih banyak bukti tentang keberadaan air di Planet Merah itu. Namun, dia tidak menjelaskan zat apa saja yang kemungkinan akan ditemukan Phoenix. "Masih ada banyak waktu untuk menguak apa yang ada di permukaan Mars. Ini berarti segala kemungkinan dapat terjadi," ujar Smith.
Ilmuwan Temukan Jejak Es di Mars
Diposting oleh DWI PRATAMA
Label: ASTRONOMI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar