
BAGHDAD - Pemerintah Irak berencana untuk mengadakan pertemuan dengan pemerintah Turki dan Syria terkait kekeringan yang mengancam Irak.
Menteri Sumber Daya Air Irak Latif Rasyid sedang menuju Turki untuk kemudian berlanjut ke Syria dalam rangka bertemu dengan Perdana Menteri Nuri al Maliki. Mereka akan membicarakan peningkatan jumlah asupan air yang akan mengalir ke dua sungai di Irak. Sungai Efrat dan Tigris.
Dilansir melalui AFP, Rabu (28/5/2008), Irak saat ini sedang berada dalam ancaman kekeringan di beberapa wilayah. Mereka membutuhkan asupan air untuk minum dan untuk mengaliri pertanian di sekitar wilayah Irak.
Akhir dari perjalanan dan pertemuan tiga negara ini diharapkan Irak dapat mencapai kata sepakat untuk pembagian suplai air di tiga negara.
Irak Terancam Kekeringan
Diposting oleh DWI PRATAMA
