JAKARTA - Meteorologis mengerahkan sekira delapan pesawat pembawa zal kimia dengan bantuan 241 roket yang akan membuat Beijing tetap kering saat perayaan penutupan Olimpiade beberapa waktu lalu."Kami membuat awan hujan terpaksa minggir dan menjauh dari Beijing pada hari Minggu sore yang lalu," ujar Kepala Observatori Beijing Guo Hu, seperti dikutip melalui AFP, Selasa (26/8/2008).
Pihak observatori Beijing mengaku menggunakan beberapa pesawat untuk menanggulangi awan hujan yang lebih besar. Dan menggunakan roket yang menembakkan senyawa anti-hujan ke dalam awan besar yang dituju.
Tidak tanggung-tanggung, Meteorologis membutuhkan sekira 1000 roket yang ditembakkan ke dalam awan untuk mencegah terjadinya hujan saat perhelatan berlangsung. Langkah ini merupakan operasi penangkal hujan paling besar yang pernah dilaksanakan oleh China selama ini.
Selama ini China memang memiliki sejata ampuh untuk menghalangi terjadinya hujan di wilayah tersebut. Namun meskipun para ilmuwan meyakini teknologi ini sebagai solusi yang menjanjikan namun mereka masih meragukan bahwa belum ada metode yang berhasil dikembangkan dengan sebuah bukti keberhasilan.
ENGLISH VERSION
Berlangganan Berita:

0 komentar:
Posting Komentar