MICHIGAN - Gas buang kendaraan ternyata bisa dimanfaatkan. Perbedaan temperatur yang dihasilkan gas buang ternyata dapat dikonversi menjadi energi listrik atau thermoelectric.Di bawah naungan kementerian Energi (DOE) Amerika Serikat, para peneliti berkomepetisi memanfaatkan panas dari gas yang dihasilkan kendaraan untuk membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan hingga 10 persen.
General Motors termasuk produsen kendaraan yang telah merealisasikan inovasi teknologi ini pada produknya. GM tak sendiri, BMW AG juga masuk dalam tim pengembangan teknologi bekerjasama dengan Ohio State University.
Perangkat thermoelectrics dapat bekerja dalam dua cara, yaitu menggunakan listrik untuk menghasilkan panas atau pendingin. Bisa juga memanfaatkan perbedaan temperatur untuk menghasilkan listrik. Cara kedua inilah yang menjadi fokus penelitiaan GM.
Chevrolet Suburban mendapat pasokan tenaga 15 kilowatt dari energi panas yang dihasilkan saat digunakan dalam kota. Tenaga tersebut dapat menghidupkan 3 dari 4 pendingin kabin secara simultan.
Peneliti GM, Jihui Yang mengatakan, perangkat plat baja yang diletakkan pada pipa pembuangan model Chevrolet Suburban, dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil tersebut hingga 5 persen atau sebanyak 0,43 km/liter. Efisiensi dapat lebih tinggi jika digunakan pada mobil yang memiliki bobot dan mesin lebih kecil.
Menambah efisiensi penggunaan bahan bakar hingga 10 persen berarti dapat menghemat pengeluaran bahan bakar pada mobil-mobil GM di AS sebanyak lebih dari 378 juta liter per tahun. "Inilah misi utama kami," tegas Yang.
Seperti diberitakan Associated Press, kementerian energi AS membantu pendanaan pabrikan kendaraan dalam mengembangkan teknologi ini sejak 12 tahun lalu. Awalnya digunakan untuk membuat thermoelectric pada mobil truk diesel berbobot besar.
Manager department thermoelectrics technology of development, John Fairbanks mengatakan, keberhasilan pengembangan energi ini menegaskan kemampuan pabrikan kendaraan dalam mencari alternatif energi. Sebanyak 3 tim diseleksi untuk berpartisipasi dalam program ini. Di antaranya, GM bekerjasama dengan thermoelectrics manufacturer BSST. Sementara tim dari Michigan State University fokus pada pengembangan thermoelectric untuk truk besar
ENGLISH VERSION
Berlangganan Berita:

0 komentar:
Posting Komentar