
WASHINGTON - Para peneliti yang terlibat dalam proyek wahana tak berawak Phoenix Mars Landers dalam beberapa hari mendatang akan meneliti kandungan es di Planet Mars.
Namun, hal ini kemungkinan akan menjadi yang terakhir kalinya karena jumlah oven di laboratorium yang semakin menipis. Dalam laporannya pada Jumat silam, peneliti dari University of Arizona Peter Smith, yang terlibat dalam misi di Mars, mengatakan bahwa para peneliti dan insinyur tengah berupaya mencari penyebab mengapa sirkuit pendek yang terdapat di TEGA (thermal and evolvedgas analyzer) mampu memanaskan contoh tanah Mars hingga 1.000 derajat Celsius.
"Kami melakukan penanganan yang sangat konservatif dan hati-hati pada sampel berikutnya, yang kemungkinan akan kita lakukan pekan ini," terang dia.
TEGA adalah alat yang sangat penting untuk menemukan kandungan organik dan komposisi berbasis karbon yang merupakan elemen penting dalam kehidupan di Planet Merah. Para ilmuwan yakin Mars mempunyai jejak kehidupan primitif.
Dalam penelitian sebelumnya, para ilmuwan berhasil menemukan adanya jejak es di Kutub Utara Mars. Bongkahan putih yang diambil menggunakan lengan robot pada pertengahan bulan lalu mencair ketika dibiarkan selama beberapa hari.
Selain itu, para peneliti berhasil mendeteksi kandungan pH planet itu, yakni mengandung pH antara 8?9. Sekadar diketahui, pH kurang dari 7 menunjukkan asam,sementara pH lebih dari 7 menunjukkan kandungan alkaline.
Lagi, Phoenix Teliti Kandungan Es di Mars
Diposting oleh DWI PRATAMA
Label: ASTRONOMI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar