"Di Bumi, endapan yang berasal dari air panas biasanya terkait dengan kehidupan dan endapan silika umumnya mengandung fosil-fosil mikroba," ujar Jack Farmer, profesor astrobiologi di Institut Bumi dan Penjelajahan Ruang Angkasa Arizona State University. "Namun, kami tidak tahu apakah itu terjadi juga di sana. Karena rover kami tidak membawa peralatan yang bisa mendeteksi kehidupan mikroskopis," kata Farmer.
"Yang bisa kami katakan adalah bahwa dahulu tempat itu pernah ditempati, di mana air dan energi yang dibutuhkan kehidupan tersedia," tambahnya.
Menurut Farmer, bila ada organisme yang hidup di sana, maka sisa-sisa mikroba akan dengan mudah ditemukan di endapannya. "Silika adalah medium yang bagus untuk mengawetkan jejak-jejak kehidupan mikro," katanya.
NASA mendaratkan dua rover ke Planet Mars, Spirit dan Opportunity, di dua lokasi berbeda pada Januari 2004. Misinya adalah mencari keberadaan air di sana. Rover yang dijadwalkan hanya bekerja selama tiga bulan ini akhirnya melampaui masa tugasnya, sampai lebih dari empat tahun.

