F1 News

My BlogCatalog BlogRank

Data Center, Calon Polutan Terbesar

NEW YORK - Data center di dunia diprediksi akan menjadi penyebab terbesar makin meningkatnya polusi gas rumah kaca pada tahun 2020 nanti.

Prediksi ini merupakan hasil dari penelitian McKinsey&Co yang ditulis dalam blog jaringan New York Times, Jumat (2/5/2008). Dalam masa itu, kontribusi emisi karbon dioksida akan meningkat hingga 4 kali lipat seiring dengan meningkatnya konsumsi listrik untuk menghidupi data center yang berkembang secara signifikan.

"Sekarang, efek gas rumah kaca yang berasal dari polusi data center belum terlalu kentara namun peningkatannya akan terlihat cukup signifikan pada beberapa tahun mendatang," ujar konsultan dari McKinsey Research William Forest.

Contohnya. sebuah server komputer biasanya hanya memiliki kapasitas rata-rata sebesar 6 persen sedangkan data center secara keseluruhan, akan berkapasitas hingga 56 persen jika digunakan secara maksimal.

Dahulu penggunaan data centers dianggap lebih efisien namun tidak fleksibel. Kini, di era modern, penggunaan data center sudah berdasarkan teknologi yang distandarisasi oleh industri komputer personal. Namun dalam kenyataan, walaupun prosesnya cukup fleksibel tapi kurang terkendali.

Oleh karena itu, McKinsey menyarankan kepada para pengguna data center, baik korporasi maupun pemerintahan, untuk menggalakkan efisiensi data center mereka hingga dua kali lipat pada tahun 2012. Program ini diberi nama Corporate Average Data Efficiency (CADE). Proses efisiensi ini sangat beragam, mulai dari penggunaan software virtualisasi hingga perangkat pengendali proses pendinginan yang terintegrasi.

"Hal ini lebih masuk akal dan lebih efisien dibanding harus merogoh kocek USD100 juta untuk membangun data center yang baru," ujar Executive Director Kenneth Bril

Related Posts by Categories



 

Hujan Kali Ini

View blog reactions Your Site Title There are currently : visitors online. Powered by Online Count.

Senandung Kala Hujan

Free Devil ani MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com