PONTIANAK - Samsung mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya sebagai mitra resmi Olympic Torch Relay yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno sejak April tahun lalu. Besar investasi yang disiapkan perusahaan semi-konduktor, telekomunikasi, media digital, dan teknologi digital convergence ini adalah sekira Rp4 hingga Rp5 miliar.
"Samsung mempersiapkan diri untuk event olahraga skala global ini sudah cukup lama. Dalam kurun waktu satu tahun, sejak April 2007, budget tersebut dialokasikan untuk branding, PR-ing, online voting,� promosi, dan lain-lain," ujar Marketing Director Samsung Eletronics Indonesia Stefanus Indrayana saat diwawancarai okezone usai Olympic Torch Relay di Gelora Bung Karno, Selasa (22/4/2008).
Untuk online voting, PT Samsung Electronics Indonesia (PT SEIN) menyatakan kepuasannya karena metode "coba-coba" ini dinilai sukses. Tiga dari enam pembawa obor olimpiade yang mewakili Samsung tahun ini, diakui Stefanus, diperoleh dari online voting di website resminya, yakni Luna Maya, Denny Sumargo, dan Candra Wijaya.
"Berhubung Indonesia baru pertama kali menjadi negara yang dilintasi obor olimpiade, online voting ini pun baru kali ini diadakan. Sebenarnya metode ini hanya coba-coba, namun ternyata sangat berhasil. Simpatik masyarakat dapat terlihat dari jumlah vote yang kami terima," ungkapnya.
"Sebenarnya proses voting ini sudah dipersiapkan sejak Agustus tahun lalu, dan dilakukan dari bulan September hingga Oktober. Namun, Beijing Organizing Committee for the Olympic Games (BOCOG) mengimbau untuk tidak mempublikasikan nama-namanya sekadar untuk kejutan mendekati hari H," jelas Stefanus.
PT SEIN menilai metode ini cukup representatif, kendati penetrasi penggunaan internet di Indonesia masih terbilang kecil. "Walaupun penetrasi internet di Indonesia masih kecil, saya kira nama-nama yang muncul cukup merepresentasikan pilihan Indonesia. Setidaknya, 10 persen dari 20 juta pengguna internet di Indonesia ikut memberikan suara pada situs kami, http://www.samsung.com/id/olympic," tutur Stefanus.
Di samping itu, Stefanus juga memaparkan besar investasi yang dikeluarkan PT SEIN sebagai mitra resmi Olympic Torch Relay. "Investasi Samsung Indonesia untuk semua persiapan itu, terbilang cukup besar. Roughly, empat hingga Rp5 miliar," paparnya.
Samsung juga menjadi mitra resmi untuk World Cyber Games (WCG) di Indonesia pada Mei mendatang. "Dalam waktu dekat, untuk event olahraga di Indonesia masih belum ada. Tetapi, di luar Indonesia, Samsung ikut serta di event olahraga skala lokal dan regional. Di Indonesia, sementara ini kami memfokuskan diri dulu sebagai official partnership di WCG yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat," pungkas Stefanus
Samsung Investasikan Rp5 M untuk Olympic Torch Relay
Diposting oleh DWI PRATAMA
