AMSTERDAM - Website yang dikembangkan oleh badan hukum Belanda untuk mempromosikan film yang sarat akan kritik terhadap Quran telah dipaksa tutup oleh hosting Amerika Serikat.
Situs tersebut berisi tentang pemberitahuan akan diluncurkannya film bertajuk Fitna karya Geert Wilders dengan cover bingkai Quran. Wilders tidak menjelaskan apa yang tersirat pada filmnya yang berdurasi 15 menit, akan tetapi, garis besarnya ia mengatakan bahwa kitab umat Muslim adalah fasis.
"Setelah kami meninjau kembali situasi ini, dari hasil dialog akhirnya kami memutuskan untuk memilih tutup situs itu tadi malam," ujar juru bicara Network Solutions Susan Wade, yang dikutip Associated Press (AP), Senin (24/3/2008),
"Situs tersebut sudah ditutup aksesnya, jadi pengunjung tidak bisa melihat lagi konten website itu sekarang. Tapi, kami tetap memungkinkan si pengembang untuk mengakses websitenya. Jadi, mereka boleh mengupdate konten baru sementara kami menyelesaikan investigasi ini," imbuh Wade.
Pemerintah Belanda mengungkapkan kekuatirannya terhadap munculnya protes ataupun kecaman dari negara Muslim, seperti yang terjadi sekira dua tahun lalu, ketika publikasi kartun tentang Nabi Muhammad di salah satu surat kabar Denmark.
Seperti dilansir website tersebut, Wilders mengatakan bahwa apabila stasiun televisi enggan mempublikasikan filmnya, ia akan mengedarkannya via internet. Rencananya Wilders akan merilis film tersebut pada 31 Maret nanti, namun hal tersebut tidak akan terjadi mengingat website tersebut sudah tidak dapat diakses lagi.
Website Film Anti-Quran Asal Denmark Diblokir
Diposting oleh DWI PRATAMA
