Mercedes Panik Mobil Jepang Lebih Murah
JAKARTA - PT Mercedes Benz Indonesia (MBI) mulai panik karena produsen mobil Jepang makin gencar masuk ke Indonesia. Harganya pun lebih murah ketimbang roda empat buatan Jerman. Ini dikarenakan tingginya pajak kendaraan (completely build up/CBU) yang masuk dari Uni Eropa sehingga harga jualnya turut menyesuaikan.Sejak adanya perjanjian kerjasama ekonomi Indonesia - Jepang (EPA), pajak mobil produksi Jepang yang masuk ke Indonesia, menurun dibanding mobil dari Eropa yang pajaknya tinggi."Kita harus menghadapi situasi kendaraan merek Jepang tetap masuk atau dipasarkan di Indonesia dengan pajak yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan-kendaraan buatan Uni Eropa seperti Mercedes," ungkap Rudi Borgenheimer, Presiden Direktur MBI, usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (18/3/2008).Untuk itu, MBI berencana menambah produksinya, khususnya untuk segmen bus mewah di Indonesia. Apabila terealisasi, produksi bus pabrik Mercedes Benz di kawasan Bogor, Jawa Barat akan mampu memproduksi hingga 9.000 unit."Itu yang membuat kami harus mendalami lokalisasi dari produk kami agar bisa lebih kompetitif sebagai hasil dari penguranagn pajak apabila kami memproduksi di dalam negeri," Imbuhnya seperti diterjemahkan oleh Deputi Marketing MBI, Yuniadi Hartono.Untuk itu, seperti dikatakan yuniadi, MBI meminta dukungan pemerintah dalam hal regulasi, agar dapat memperluas ekspansi pasarnya di Indonesia. Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan pasar di Asia dan Afrika.
Diposting oleh DWI PRATAMA

