BANGKOK - Kepolisian Thailand berhasil menjaring dua toko penjual binatang yang terbukti memperjualbelikan sekira lebih dari 200 hewan langka dan buas dalam razia di pasar akhir minggu Bangkok.
Hasil penjaringan yang dilakukan pada Sabtu kemarin di toko-toko penjual binatang di Pasar Chatuchak, ditaksir merugikan kedua kriminal hingga sekira USD64.000, meliputi beberapa hewan langka, seperti berang-berang, beberapa jenis burung yang sebagian besar spesiesnya sudah langka, dan 21 kura-kura darat yang buas berasal dari Madagaskar.
"Kami menindak serius terhadap penyelundupan hewan berspesies berbahaya," ujar seorang Kolonel yang bekerja di divisi kejahatan lingkungan Thailand Thayanos Kengkasikit, yang dikutip AFP, Minggu (23/3/2008).
Pihak Kepolisian Thailand telah mengenakan sanksi retribusi sebesar 40.000 baht terhadap masing-masing kriminal, seorang pria dan seorang wanita, selaku pemilik toko binatang yang menyelundupkan hewan berspesies langka dan berbahaya tersebut.
Pasar Chatuchak, yang selalu dibanjiri para turis ini, merupakan salah satu dari sepuluh pasar penyelundupan hewan buas terbesar di dunia pada 2008. Jadi, operasi ini dapat dikatakan sebagai operasi berskala internasional.
"Kami berharap semua agen polisi di negara-negara lain dapat mencontoh dan turut bergabung dalam memberantas para kriminal yang menyelundupkan hewan-hewan buas," ujar juru bicara Wildlife Alliance Steven Galster.
2 Toko Penyelundup Hewan Buas di Thailand Dirazia
Diposting oleh DWI PRATAMA
